https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/issue/feedKontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat2026-05-16T13:44:39+07:00Rezki Suci Qamariarezkisuciqamaria@iainkediri.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Kontribusi merupakan jurnal berbasis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang keilmuan yaitu Pendidikan, Sosial, Teknik, Sains dan Kesehatan. Jurnal Kontribusi dikelola oleh Penerbit Cipta Media Harmoni. Jurnal Kontribusi <strong>Terakreditasi Nasional SINTA 5.</strong></p> <p>Registrasi dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini.</p> <table style="width: 100%; border-collapse: collapse; border-style: none;" border="1"> <tbody> <tr> <td style="width: 40%; border-style: none; background-color: #ffffcc;"> <p style="text-align: center;">Keputusan Pertama<br /><strong>1 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ffe6ff;"> <p style="text-align: center;">Waktu Review<br /><strong>2-4 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ccffcc;"> <p style="text-align: center;">Waktu Publikasi<br /><strong>1 Minggu</strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p><img src="https://i.ibb.co.com/wrSczxbY/Screenshot-2026-01-08-110854.jpg" alt="Screenshot-2026-01-08-110854" border="0" /></p> <p>Deadline SUBMIT 20 MEI 2026</p> <p>TERBIT 30 MEI 2026</p>https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/825Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung di Desa Janji Manaon Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan2026-01-02T20:43:04+07:00Deasy Arryannur Siregardeasyarryannur97@gmail.comAnugrah Sri Widiasyihdeasyarryannur97@gmail.comKomala Sari Nasutiondeasyarryannur97@gmail.com<p><strong>Latar Belakang: </strong>Khususnya dalam ketahanan pangan komoditas sayuran pada pembangunan pertanian menempati posisi strategis. Prospek dari sisi komoditas sayuran kangkung sangat bagus di Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan khususnya Desa Janji Manaon. <strong>Tujuan</strong>: (1) mengetahui pengolahan serta persiapan lahan budidaya pada tanaman kangkung di Desa Janji Manaon Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan (2) mengetahui upaya peningkatan potensi dalam pengembangan tanaman kangkung di Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Desa Janji Manaon. <strong>Metode: </strong>Pada penelitian ini dilakukan pengumpulan data dengan tahapan observasi, tahapan wawancara, kuisioner serta tahapan studi pustaka. <strong>Hasil: </strong>Pada dasarnya persiapan serta pengolahan lahan budidaya pada tanaman kangkung di Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Desa Janji Manaon yakni sama dengan cara yang dilakukan umumnya oleh para petani tanaman kangkung yakni dimulai dari tahapan persiapan lahan, pemberian pupuk, tahap penanaman, perawatan hingga dengan tahapan panen. <strong>Kesimpulan: </strong>Pengembangan agribisnis tanaman kangkung di Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan desa Janji Manaon potensinya perlu didukung melalui pola kemitraan, pola kelembagaan ataupun pola konsolidasi yang berorientasikan kebijakan teknis kepada pengembangan agribisnis sayuran pada tingkat petani.</p>2026-01-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Deasy Arryannur Siregar, Anugrah Sri Widiasyih, Komala Sari Nasutionhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/826Optimalisasi Pemasaran Digital untuk Pengembangan UMKM pada Pedagang Pukis Banyumas Rosita di Kota Kediri2026-01-02T20:43:02+07:00Hariyono Hariyonohariyono@unpkdr.ac.idM. Anas M. Anasanas@unpkediri.ac.idMuchamad Muchsonmucshon@unpkediri.ac.idForijati Forijati forijati@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan dinamika pasar modern yang semakin kompetitif. UMKM Pukis Banyumas “Rosita” di Kota Kediri menghadapi kendala dalam strategi pemasaran digital akibat keterbatasan keterampilan pembuatan konten dan belum optimalnya pemanfaatan media sosial serta marketplace. <strong>Tujuan:</strong> meningkatkan kemampuan mitra dalam menciptakan konten promosi digital yang menarik dan mengoptimalkan penggunaan platform digital guna memperluas jangkauan pasar. <strong>Metode: </strong>pelatihan terbimbing dan pendampingan intensif berbasis praktik langsung yang melibatkan tahapan persiapan, pelatihan, implementasi, serta evaluasi. <strong>Hasil: </strong><strong>menunjukkan bahwa</strong> mitra mampu membuat desain promosi profesional menggunakan aplikasi digital, mengelola akun media sosial bisnis secara mandiri, serta membuka toko daring di marketplace. <strong>Kesimpulan: </strong><strong>Temuan PKM ini adalah</strong> peningkatan signifikan pada kapasitas pemasaran digital mitra, yang berdampak langsung pada peningkatan penjualan produk dan citra merek. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik dan pendampingan berkelanjutan sangat efektif dalam memberdayakan UMKM menuju transformasi digital yang berkelanjutan.</p>2026-01-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Hariyono, M. Anas, Muchson, Forijati https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/828Implementasi Sistem Presensi Berbasis Web Terintegrasi Multi-Device Fingerprint2026-01-02T20:42:59+07:00M Mujiono M Mujionojono@akb.ac.idM. Nur Fu’adjono@akb.ac.idAdimas Ketut Nalendrajono@akb.ac.idPrabowo Budi Utomojono@akb.ac.idDona Wahyudijono@akb.ac.idNi'ma Kholilajono@akb.ac.idRika Wahyuni Tambunanjono@akb.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Manajemen kehadiran pegawai adalah aspek penting dalam organisasi untuk memastikan kedisiplinan dan akurasi data kehadiran. Namun, banyak instansi masih menggunakan sistem absensi manual atau perangkat fingerprint standalone yang kurang efisien, yang rentan terhadap kecurangan seperti titip absen dan memerlukan pengolahan data manual <strong>Tujuan:</strong> Tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangkan sistem absensi yang lebih akurat, efisien, dan terintegrasi <strong>Metode:</strong> Mengembangkan sistem berbasis website yang terhubung dengan beberapa mesin fingerprint sekaligus, serta melakukan pendampingan dalam implementasinya. <strong>Hasil:</strong> sistem berbasis web ini memungkinkan pencatatan kehadiran secara real-time dan dapat diakses dari berbagai lokasi, sementara koneksi beberapa mesin fingerprint memungkinkan penggunaan di berbagai titik absensi, sehingga memudahkan pegawai dalam melakukan rekam kehadiran. Dengan sistem ini, pengelolaan data kehadiran menjadi lebih otomatis, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan transparansi. <strong>Kesimpulan: </strong>Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memantau serta pengelolaan kehadiran pegawai, meminimalisir penyalahgunaan, dan mempermudah pemantauan data real-time untuk pengambilan keputusan.</p>2026-01-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 M Mujiono, M. Nur Fu’ad, Adimas Ketut Nalendra, Prabowo Budi Utomo, Dona Wahyudi, Ni'ma Kholila, Rika Wahyuni Tambunanhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/829Edukasi Pendidikan Kesehatan Mental Pada Gen Z di PPA Emaus Wonosari Pagu Kediri2026-01-02T20:42:57+07:00Mariana Puspitasaripuspita.mariana19@gmail.comIndraningrum Fitriamariana.puspita.mp@gmail.com<p><strong>Latar Belakang:</strong> Generasi Z menghadapi tantangan kesehatan mental yang meningkatkan akibat tekanan akademik, sosial media dan perubahan sosial yang cepat. Banyak dari mereka kurang memiliki pemahaman serta ketrampilan untuk mengelola stres dan emosi secara sehat di PPA Emaus Wonosari Pagu Kediri menjadi wadah yang tepat untuk memberikan edukasi kesehatan mental karena berfokus pada pembinaan karakter remaja.Urgensi: Edukasi kesehatan mental penting untuk meningkatkan kesadaran , mencegah gangguan psikologis serta membentuk kesehatan emosional sejak dini.<strong>Tujuan:</strong> Memberikan pemahaman dasar tentang kesehatan mental, meningkatkan kemampuan manajemen emosi serta menumbuhkan sikap peduli terhadap kesejahteraan diri dan orang lain.<strong> Metode:</strong> pendekatan yang ditawarkan untuk memberikan edukasi yang tepat mengenai keterkaitan antara penyuluhan interaktif ,pre test dan post test. <strong>Hasil:</strong> Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman remaja setelah mengikuti penyuluhan, terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test. <strong>Kesimpulan:</strong> Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental untuk menjadi generasi muda yang produktif dan aktif dalam kehidupan sehari-hari.</p>2026-01-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Mariana Puspitasari, Indraningrum Fitriahttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/831Pendampingan Transformasi digital UMKM Olahan Rempah sebagai Oleh-Oleh Khas Nganjuk: Strategi Menuju Pasar Global2026-01-02T20:42:55+07:00Addin Zuhrotul Ainiaddin.zahra79@gmail.comVera Septi Andrinivera@upmsnganjuk.ac.idDyan Arintowati dyan@upms.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, termasuk di Kabupaten Nganjuk. Salah satunya adalah UMKM Sri Widodo (SW) yang memproduksi olahan rempah. Meskipun memiliki legalitas lengkap, usaha ini masih menghadapi kendala dalam pemasaran yang lebih luas dan kemasan yang terbatas. <strong>Tujuan:</strong> Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Sri Widodo (SW) melalui pendampingan transformasi digital, pengembangan kemasan, dan strategi pemasaran online. <strong>Metode:</strong> Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. <strong>Hasil:</strong> Program menghasilkan diversifikasi kemasan baru (saset ekonomis, teabag, ziplock, dan box premium), serta penguatan branding melalui konten digital. Mitra berhasil membuat dan mengelola akun media sosial serta marketplace, dengan kemampuan memproduksi minimal 10 konten promosi. <strong>Kesimpulan:</strong> Pendampingan ini berhasil meningkatkan literasi digital, kapasitas produksi, dan profesionalisme UMKM Sri Widodo (SW).</p>2026-01-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Addin Zuhrotul Aini, Vera Septi Andrini, Dyan Arintowati https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/839Pemberdayaan Guru MGMP SMP Kabupaten Kediri Melalui Pelatihan Joyful Learning Berbasis Praktik dalam Pembelajaran Matematika2026-01-10T08:54:09+07:00Bambang Agus Sulistyonobb7agus1@unpkediri.ac.idSuryo Widodosuryowidodo@unpkediri.ac.idAprilia Dwi Handayaniapriliadwi@unpkediri.ac.idLina Rihatul Himalinarihatul@unpkediri.ac.idIka Santiaikasantia@unpkediri.ac.idYuni Katminingsihyunikatminingsih@unpkediri.ac.idDian Devita Yohaniediandevita@unpkediri.ac.idSamijo Samijosammatunp@gmail.comDarsono Darsonorajen.sono@gmail.comJatmiko Jatmikojatmiko@unpkediri.ac.idArya Bagas Susantobb7agus1@unpkediri.ac.idAnggi Larasatibb7agus1@unpkediri.ac.idNanda Nacaskabb7agus1@unpkediri.ac.idKhusnul Arifahbb7agus1@unpkediri.ac.idKaryawati Karyawatibb7agus1@unpkediri.ac.idApril Rudiantobb7agus1@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Guru matematika SMP di Kabupaten Kediri masih menghadapi tantangan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pembelajaran cenderung berorientasi pada hasil, bukan proses berpikir siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya minat dan identitas matematis siswa. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan guru MGMP SMP Kabupaten Kediri melalui pelatihan joyful learning berbasis praktik nyata dalam pembelajaran matematika. <strong>Metode:</strong> Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap: (1) need assessment untuk mengidentifikasi kebutuhan guru; (2) pelatihan berbasis praktik yang melibatkan simulasi pembelajaran dan micro teaching; dan (3) pendampingan reflektif. <strong>Hasil:</strong> Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Sebanyak 91% peserta mampu mengintegrasikan strategi joyful learning dengan konteks materi matematika yang diajarkan. <strong>Kesimpulan:</strong> Pelatihan berbasis praktik terbukti efektif meningkatkan kompetensi pedagogis dan kreativitas guru dalam menerapkan joyful learning pada pembelajaran matematika di SMP.</p>2026-01-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Bambang Agus Sulistyono, Suryo Widodo, Aprilia Dwi Handayani, Lina Rihatul Hima, Ika Santia, Yuni Katminingsih, Dian Devita Yohanie, Samijo, Darsono, Jatmiko, Arya Bagas Susanto, Anggi Larasati, Nanda Nacaska, Khusnul Arifah, Karyawati, April Rudiantohttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/856Pelatihan Aplikasi Website Live CCTV Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri2026-01-10T08:53:56+07:00Arie Nugrohoarienugroho@unpkediri.ac.idAidina Ristyawanaidinaristi@unpkediri.ac.idSucipto Suciptosucipto@unpkediri.ac.idErna Daniatiernadaniati@unpkediri.ac.idDwi Harinidwiharini@unpkediri.ac.idPutri Ameliyapameliya977@gmail.comRizal Syihab Saputra Adamrizalsyihab07@gmail.comJodi Armyantojodiarmyanto@gmail.com<p><strong>Latar Belakang:</strong> Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri memerlukan pendampingan dalam pengembangan sistem pengawasan untuk mendukung kegiatan monitoring kantor secara real-time melalui jaringan internet. Pelatihan penggunaan aplikasi website live CCTV digunakan untuk menunjang kebutuhan pengawasan di lingkungan Diskominfo Kabupaten Kediri. <strong>Tujuan:</strong> Pelatihan penggunaan aplikasi monitoring ini dilaksanakan untuk membantu petugas dalam menggunakan aplikasi website live CCTV. <strong>Metode:</strong> Pelatihan ini mengaplikasikan metode pendampingan langsung dan mentoring yang dilakukan oleh mahasiswa dalam waktu 1 bulan di Diskominfo Kabupaten Kediri. <strong>Hasil:</strong> Petugas di Diskominfo Kabupaten Kediri dapat menggunakan aplikasi website live CCTV, sehingga dapat mendukung pengawasan dengan lebih baik. <strong>Kesimpulan:</strong> Melalui pelatihan intensif yang didukung oleh pendampingan tatap muka dan mentoring, petugas Diskominfo Kabupaten Kediri berhasil menguasai operasional aplikasi website live CCTVdengan efektif.</p>2026-01-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Arie Nugroho, Aidina Ristyawan, Sucipto, Erna Daniati, Dwi Harini, Putri Ameliya, Rizal Syihab Saputra Adam, Jodi Armyantohttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/857Pelatihan Aplikasi Pengelolaan Aset Desa di Balai Desa Garu Nganjuk2026-01-12T16:29:05+07:00Anita Sari Wardanianita@unpkediri.ac.idRina Firlianarina@unpkediri.ac.idRini Indriati19.1.03.03.0017.ditto@gmail.comErna Daniati19.1.03.03.0017.ditto@gmail.comDwi Hariniarienugroho@unpkediri.ac.idLaurenhia Salsabella Afrinzaarienugroho@unpkediri.ac.idShella Ayu Shellaarienugroho@unpkediri.ac.idThisya Aisyah Putriarienugroho@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Pengelolaan aset di Balai Desa Garu dilakukan secara manual menggunakan buku catatan dan disimpan dalam file excel sederhana. Balai Desa Garu membutuhkan pelatihan dan pendampingan implementasi aplikasi pengelolaan aset desa. <strong>Tujuan:</strong> Pengabdian ini bertujuan untuk melatih dan mendampingi petugas Balai Desa Garu untuk menggunakan aplikasi pengelolaan aset secara efektif, maksimal, dan berkelanjutan. <strong>Metode:</strong> Pelatihan dan pendampingan diberikan secara langsung di tempat kerja oleh mahasiswa praktek kerja lapangan di Balai Desa Garu. Pelatihan dilakukan untuk menjelaskan fungsi aplikasi, menu aplikasi, hingga alur kerja aplikasi. Pendampingan dilakukan untuk membantu petugas mengatasi hambatan awal, kebingungan pengoperasian, dan mendapatkan umpan balik terkait kelemahan aplikasi, bug, serta area yang perlu ditingkatkan dari aplikasi pengelolaan desa. <strong>Hasil:</strong> Petugas menjadi terampil menggunakan aplikasi pengelolaan aset dalam mengelola aset desa. <strong>Kesimpulan:</strong> Pelatihan dan pendampingan terbukti efektif membantu petugas Balai Desa Garu dalam mengoperasikan aplikasi pengelolaam aset untuk menyelesaikan tugasnya.</p>2026-01-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Anita Sari Wardani, Rina Firliana, Rini Indriati, Erna Daniati, Dwi Harini, Laurenhia Salsabella Afrinza, Shella Ayu Shella, Thisya Aisyah Putrihttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/798Optimalisasi Potensi Lokal dalam Penyusunan Paket Ekowisata di Sumber Jembangan Kabupaten Kediri2026-01-29T06:43:31+07:00Tutut Indah Sulistiyowatitututindah@unpkdr.ac.idHusni MubarokMubarok@gmil.comEva Wahyu PrastyaningtyasPrastyaningtyas@gamil.comRina Firlianarina@gamil.comAgus Muji Santosoagusmuji@gmail.comSulistiono SulistionoSulistiono@gmail.comPoppy Rahmatika PrimandiriPrimandiri@gmail.comBudhi Utamibudhi@gmil.comIda Rahmawatiidarahma@unpkdr.ac.idElysabet HerawatiHerawati@gmail.comDwi Ari Budiretnanidwiari@gmail.comFarida Nurlaila Zunaidahfarida@unpkdr.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Sumber Jembangan merupakan kawasan wisata berbasis hutan dan sumber air yang dikelola oleh Pokdarwis Desa Tempurejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Luas perairan kawasan ini sebesar 1.5 Ha, sedangkan luasan hutan adalah sebesar 7.5 Ha. Kawasan ini belum seluruhnya dibuka untuk kepentingan wisata, sehingga kegiatan wisata di Sumber Jembangan masih mengandalkan sector pemandangan alam dan wisata memberi makan ikan. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal yang ada di Sumber Jembangan dalam penyusunan paket wisata agar dapat menambah jumlah kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan wisata ini, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. <strong>Metode:</strong> Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa paket pelatihan kepada pengelola dan perangkat desa terkait. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam paket pelatihan adalah seminar, eksplorasi alam, dan lokakarya penyusunan paket wisata. Pelaksanaan kegiatan ini diselenggarakan selama bulan Juli hingga pertengahan Agustus 2025. <strong>Hasil:</strong> Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah berupa tiga jenis paket wisata yang siap ditawarkan kepada calon pengunjung. <strong>Kesimpulan:</strong> Kegiatan ini menghasilkan tiga paket wisata berbasis potensi lokal Sumber Jembangan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.</p>2026-01-28T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Tutut Indah Sulistiyowati, Husni Mubarok, Eva Wahyu Prastyaningtyas, Rina Firliana, Agus Muji Santoso, Sulistiono, Poppy Rahmatika Primandiri, Budhi Utami, Ida Rahmawati, Elysabet Herawati, Dwi Ari Budiretnani, Farida Nurlaila Zunaidahhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/830Pengaruh Layanan Ibadah Khusus Kaum Muda Berdasarkan Konsep Teori Bauran Pemasaran 7P Terhadap Kepuasan Pemuda di GKJW Jemaat Wonoasri2026-01-29T06:43:29+07:00Akde Triyogaakdetriyoga021273@gmail.comYoyok Febrijantoyoyokfeb@gmail.com<p style="text-align: justify; text-indent: -.3pt; layout-grid-mode: char; margin: 0cm 0cm 0cm .3pt;"><strong><span style="font-size: 9.0pt;">Latar belakang:</span></strong><span style="font-size: 9.0pt;"> Keterlibatan pemuda dalam ibadah gereja cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir karena ibadah sering dianggap monoton dan kurang relevan dengan kehidupan generasi muda. Kepuasan pemuda tidak hanya ditentukan oleh aspek spiritual, tetapi juga oleh pengalaman sosial, emosional, serta kualitas pelayanan ibadah secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan kerangka Marketing Mix 7P (produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik) sebagai pendekatan komprehensif untuk mengevaluasi pelayanan ibadah. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pemuda terhadap pelayanan ibadah di GKJW Jemaat Wonoasri serta mengkaji pengaruh tujuh dimensi bauran pemasaran jasa terhadap kepuasan tersebut. <strong>Metode: </strong>Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan survei daring terhadap 36 responden pemuda aktif dan semiaktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert 3 poin yang telah diuji validitasnya menggunakan korelasi Spearman dan reliabilitasnya dengan Cronbach’s Alpha (α > 0,7). Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan korelasi Spearman. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,3% responden menyatakan cukup puas terhadap ibadah pemuda. Dimensi tempat, proses, promosi, produk, dan harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, sementara dimensi people dan bukti fisik tidak signifikan. <strong>Kesimpulan:</strong> Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi gereja dalam merancang ibadah pemuda yang lebih kontekstual, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.</span></p>2026-01-28T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Akde Triyoga, Yoyok Febrijantohttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/858Pembuatan Website BUMDESMA Tanjunganom Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk2026-01-29T06:43:24+07:00Rini Indriatirini.indriati@unpkediri.ac.idRisky Aswi Ramadhanirizky_aswi@unpkediri.ac.idRina Firlianarina@unpkediri.ac.idAry Permatadeny Nevitaarypermata@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> BUMDESma Mulia Mandiri Tanjunganom kabupaten Nganjuk merupakan Badan Usaha Milik Desa Bersama masyarakat desa Tanjunganom Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. BUMDESMA Tanjunganom Nganjuk dalam hal akses informasi masih kurang dan masih manual, pelayanan terbatas pada jam kerja, promosi dan iklan masih tradisional, jangkauan target pasar kurang luas atau masih pada jangkauan lokal, pemenuhan kebutuhan pelanggan kurang efektif dan efesien. Permasalahan yang dihadapi adalah belum adanya suatu media digital yang memuat informasi terintegrasi yang mudah diakses kapan saja, di mana saja, oleh siapa saja dengan menggunakan peralatan digital yaitu website<strong>Tujuan: </strong>dari pengabdian kepada Masyarakat yaitu memberikan wawasan tentang pentingnya penyesuaian Badan Usaha di era Digital dan pembuatan Website bagi BUMDESma Tanjunganom Nganjuk<strong> Metode:</strong> yang digunakan adalah dengan memberikan edukasi pada sosialisasi pentingnya website bagi badan Usaha, implementasi dengan pembuatan website BUMDESma Mulia Mandiri.LKD, serta melakukan pendampingan dan pelatihan operasional website pada mitra. <strong>Hasil:</strong> ketercapaian dari pembuatan website berdasarkan hasil survey pada mitra menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap proses dan hasil pembuatan website adalah 100%. <strong>Kesimpulan:</strong> pembuatan website BUMDESma Mulia Mandiri.LKD Tanjunganom Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk bertujuan membantu BUMDESma untuk meningkat visibilitas online, menjangkau target pasar yang lebih luas, membangun brand, dan meningkatkan kredibilitas BUMDESma.</p>2026-01-28T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Rini Indriati, Risky Aswi Ramadhani, Rina Firliana, Ary Permatadeny Nevitahttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/868Upaya Membangun Kesadaran Gizi Sejak Dini melalui Edukasi Konsumsi Makanan Sehat bagi Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Jatinangor2026-02-11T09:18:50+07:00Eko Fuji Ariyantofuji@unpad.ac.idDaniel Danar Seto Maheswaradanieldanarsm@gmail.comDhini Ammelia Nugrahadhini.ammelianugraha@gmail.comFarsya Fadillah Willyanissafarsyafadianissa@gmail.comRaden Syifa Khairunnisashisyifakhaisa@gmail.comUmmu Afifah Muthmainnahafifahmth17@gmail.comYuki Haura Nafishayukihaura163@gmail.comIndah Siti Ilyanindah.kth27@gmail.comMikail Archie Jafarmikajafar4@gmail.comRania Khadijah Rinnissaraniaku2006@gmail.com<p><strong>Latar Belakang:</strong> Permasalahan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Faktor penyebabnya meliputi minimnya edukasi tentang gizi di lingkungan keluarga dan masyarakat serta kurangnya informasi mengenai pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber nutrisi yang berkualitas. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan individu tetapi juga ketahanan pangan secara umum. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran gizi melalui edukasi ketahanan pangan dan konsumsi sehat. Solusi yang ditawarkan mencakup berbagai kegiatan interaktif, seperti penyampaian materi edukasi tentang pola makan sehat, permainan edukatif untuk memperkuat pemahaman peserta, praktik mewarnai berbagai macam buah, serta diskusi kelompok untuk menjawab pertanyaan. <strong>Metode:</strong> Metode partisipatif digunakan dalam kegiatan ini untuk memastikan keterlibatan aktif peserta dalam setiap kegiatan. <strong>Hasil:</strong> Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pola makan sehat dan potensi bahan pangan lokal. <strong>Kesimpulan:</strong> Edukasi ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dengan mendorong peserta menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi tentang gizi dan ketahanan pangan di lingkungan mereka.</p>2026-02-09T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Eko Fuji Ariyanto, Daniel Danar Seto Maheswara, Dhini Ammelia Nugraha, Farsya Fadillah Willyanissa, Raden Syifa Khairunnisa, Ummu Afifah Muthmainnah, Yuki Haura Nafisha, Indah Siti Ilyan, Mikail Archie Jafar, Rania Khadijah Rinnissahttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/791Sosialisasi Kalibrasi Arah Kiblat pada Momentum Istiwa’ A’dham sebagai Upaya Peningkatan Nilai Moderasi Beragama2026-03-07T06:12:36+07:00Muthi'ah Hijriyatimutiahijria@iainkediri.ac.idAhmad Fakhruddin Fajrul Islammutiahijria@iainkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang: </strong>Akurasi arah kiblat merupakan aspek penting dalam pelaksanaan ibadah shalat. Namun tidak sedikit tempat ibadah yang masih menghadapi kesulitan atau kurang tepat dalam penentuan akurasi arah kiblat. Hingga fenomena istiwa’ a’dham, yakni saat Matahari tepat berada diatas Ka’bah adalah moment ideal untuk melakukan kalibrasi arah kiblat secara sederhana dan akurat. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan metode kalibrasi arah kiblat dengan memanfaatkan momentum istiwa’ a’dham serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan edukatif dan ilmiah. <strong>Metode:</strong> menggunakan metode ABCD yang berfokus pada mengajak masyarakat menemu-kenali potensi yang dimiliki melalui Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Praktiknya adalah dengan melakukan sosialisasi teori, praktik pengukuran arah kiblat serta diskusi reflektif tentang pentingnya sikap toleran dalam perbedaan aplikatif hasil pengukuran di lapangan. <strong>Hasil: </strong>kegiatan ini menghasilkan adanya masyarakat yang memiliki antusiasme yang tinggi dalam proses edukatif ini, didapatkan bayangan Matahari yang jelas tanpa tertutup mendung sebagai hasil pengukuran sekaligus minat masyarakat untuk mempraktikkannya secara langsung esok hari pada jam yang sama di kediaman dan tempat ibadah lainnya.<strong> Kesimpulan</strong>: dari kegiatan ini didapatkan kesimpulan bahwa tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang akurasi arah kiblat, namun juga memberikan pemahaman praktis dan teknis yang mudah serta membangun kesadaran akan pentingnya beragama secara moderat dan berbasis pada keilmuan</p>2026-02-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Muthi'ah Hijriyati, bAhmad Fakhruddin Fajrul Islamhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/815Sosialisasi tentang Aspek Hukum Perbankan dalam Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Pemberdayaan Ekonomi Pesisir di Desa Sei Sijawi-Jawi Kabupaten Asahan2026-04-25T05:15:44+07:00Emmi Rahmiwita NasutionEmminasution0303@gmail.comRisky Akbar Barusrizkyakbarbarus11@gmail.comKiki Nur Aidahkikynurdh@gmail.comSri Marianisrimariani030504@gmail.comMeirad Arianza Bimameiradtako312@gmail.comRika Rahayurika321rahayurika@gmail.com<p><strong>Latar Belakang: </strong>artikel ini membahas sosialisasi aspek hukum perbankan dalam pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Urgensi kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses permodalan yang menjadi hambatan utama pengembangan UMKM di sektor perikanan masyarakat pesisir Desa Sei Sijawi-Jawi, Kabupaten Asahan. Meskipun KUR hadir sebagai solusi, pemahaman masyarakat mengenai prosedur dan regulasinya masih terbatas. <strong>Tujuan:</strong> kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur, regulasi, serta hak dan kewajiban terkait KUR sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. <strong>Metode:</strong> pendekatan yang digunakan adalah sosialisasi dan pendampingan yang terdiri dari tiga tahap: persiapan (observasi awal), pelaksanaan (pemberian materi), serta tahap akhir (diskusi dan pendampingan penyusunan proposal). <strong>Hasil: </strong>hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya legalitas usaha, kemampuan menyusun proposal bisnis sederhana, dan pemahaman proses pengajuan kredit. <strong>Kesimpulan</strong>: sosialisasi ini dapat mendorong transformasi usaha dari informal ke formal, meningkatkan akses pembiayaan, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.</p>2026-04-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Emmi Rahmiwita Nasution, Risky Akbar Barus, Kiki Nur Aidah, Sri Mariani, Meirad Arianza Bima, Rika Rahayuhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/818Pendampingan Guru PAUD dalam Pengembangan Buku Digital “Budi, Lina, dan Dika” sebagai Media Penguatan Literasi, Numerasi, dan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat2026-04-25T05:15:42+07:00Veny Iswantiningtyasapriliadwi@unpkediri.ac.idAprilia Dwi Handayaniapriliadwi@unpkediri.ac.idUmi Mahdiyahapriliadwi@unpkediri.ac.idAnggila Ruly Eka Putriapriliadwi@unpkediri.ac.idAxcelleosa Gloria Setiawanapriliadwi@unpkediri.ac.idNur Rosyidaapriliadwi@unpkediri.ac.idRoka Maulinaapriliadwi@unpkediri.ac.idIndah Purwaniapriliadwi@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang: </strong>Keterbatasan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD serta rendahnya integrasi literasi, numerasi, dan pendidikan karakter mendorong perlunya inovasi berbasis teknologi yang kontekstual. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan buku digital dan memperkuat literasi, numerasi, serta karakter anak melalui media yang inovatif. <strong>Metode:</strong> Metode pelaksanaan pengabdian adalah dengan lima tahapan: (1) identifikasi masalah dan sosialisasi, (2) pelatihan intensif Canva dan penyusunan ide cerita, (3) penerapan di kelas, (4) pendampingan dan evaluasi, serta (5) diseminasi dan perencanaan keberlanjutan. Peserta pendampingan adalah guru TK Putera Bhakti Kota Kediri. <strong>Hasil: </strong>Hasil kegiatan meliputi peningkatan kompetensi guru dalam pembuatan media digital dari 40% menjadi 90%, tersusun buku digital (BUDI LINA DAN DIKA) yang terkompilasi dalam e-catalog, serta peningkatan minat baca siswa. Produk telah diterapkan dalam pembelajaran dan akan didiseminasikan kepada orang tua. <strong>Kesimpulan</strong>: Program pendampingan partisipatif ini efektif dalam memberdayakan guru untuk menciptakan media pembelajaran yang relevan. Kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi dan sekolah memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang program.</p>2026-04-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Veny Iswantiningtyas, Aprilia Dwi Handayani, Umi Mahdiyah, Anggila Ruly Eka Putri, Axcelleosa Gloria Setiawan, Nur Rosyida, Roka Maulina, Indah Purwanihttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/898Pembentukan Karakter Teacherpreneur melalui Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Bagi Guru2026-04-25T05:15:40+07:00Filda febrinitafebrinitafilda80@gmail.comWahyu Dwi Puspitasarifebrinitafilda80@gmail.comTia Neiska Puspitafebrinitafilda80@gmail.com<p><strong>Latar Belakang: </strong>Konsep<em> teacherpreneur</em> berperan dalam peningkatan profesionalisme tenaga pendidik agar memiliki jiwa kreatif dan inovatif. Pada MI Roudhotun Nasihiin Sukorejo Sutojayan Blitar, proses pembelajaran masih bergantung pada buku ajar dan LKS yang disediakan sekolah karena rendahnya kemandirian dan motivasi guru untuk membuat bahan ajar mandiri melalui pemanfaatan teknologi<strong>. Tujuan: </strong>Kegiatan PKM bertujuan membentuk karakter <em>teacherpreneur</em> pada guru melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sehingga guru menjadi inovatif, adaptif, dan mandiri.<strong> Metode: </strong>PKM dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan praktek. Pengukuran ketercapaian target kegiatan dilakukan dengan pemberian tes dan evaluasi hasil kerja peserta. <strong>Hasil:</strong> Hasil <em>pretest</em> dan <em>posttest </em>menunjukkan adanya kenaikan rata-rata yaitu dari 69.4 menjadi 89.5. Selanjutnya, pada kegiatan praktek penyusunan LKPD, 12 dari 14 peserta, atau 85,7% peserta, dapat menghasilkan LKPD sesuai dengan mata pelajaran yang diampu melalui aplikasi <em>canva</em>.<strong> Kesimpulan: </strong>Peningkatan pemahaman guru terhadap konsep <em>teacherpreneur</em> berada pada kategori sangat baik. Sementara pelaksanaan kegiatan PKM secara keseluruhan termasuk dalam kategori berhasil atau tuntas. Tindak lanjut yang dapat dilakukan adalah pendampingan secara berkala agar guru konsisten dalam mengembangkan karakter <em>teacherpreneur</em> melalui pengembangan bahan ajar berbasis teknologi.</p>2026-04-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Filda febrinita, Wahyu Dwi Puspitasari, Tia Neiska Puspitahttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/884Remaja Ngawen Berani Lawan Bullying: Psikoedukasi untuk Kesehatan Mental dan Lingkungan Sekolah Aman2026-05-05T17:40:38+07:00Muhammad Reza Fadila2507044040@webmail.uad.ac.idMuhammad Rizal Marwan2507044029@webmail.uad.ac.idGivana Firyal Fauziyah2507044044@webmail.uad.ac.idAfni Nurul Izzah Bur2507044050@webmail.uad.ac.idRudy Yuniawatirudy.yuniawati@psy.uad.ac.id<p><strong>Latar Belakang: </strong>Bullying merupakan permasalahan psikososial yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental remaja, termasuk peningkatan risiko depresi, kecemasan, dan penarikan diri sosial. Data menunjukkan tingginya prevalensi perundungan pada remaja di Indonesia, sehingga diperlukan upaya preventif berbasis komunitas. <strong>Tujuan: </strong>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap anti-bullying pada kader Posyandu Remaja wilayah kerja Puskesmas Ngawen 2, Gunungkidul. <strong>Metode: </strong>Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi interaktif menggunakan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 29 peserta mengikuti kegiatan, dan 20 peserta dianalisis secara statistik. Instrumen yang digunakan mengukur aspek kognitif dan non-kognitif (sikap). <strong>Hasil: </strong>Hasil uji Wilcoxon menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada aspek kognitif (p=1,000), yang mengindikasikan adanya ceiling effect akibat tingginya pengetahuan awal peserta. Namun, uji Paired Samples t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek sikap (p=0,026), dengan rata-rata skor meningkat dari 48,85 menjadi 52,85. <strong>Kesimpulan: </strong>Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam memperkuat sikap anti-bullying dan kesiapan remaja sebagai agen perubahan di lingkungan sebaya. Program berbasis Posyandu Remaja berpotensi menjadi strategi preventif berkelanjutan dalam mendukung kesehatan mental remaja di tingkat komunitas.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Muhammad Reza Fadila, Muhammad Rizal Marwan, Givana Firyal Fauziyah, Afni Nurul Izzah Bur, Rudy Yuniawatihttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/887Revitalisasi KWT melalui Program Kampung Hijau dan Outing Class Edukatif di Kelurahan Burengan2026-05-05T17:40:36+07:00Muchammad Fikal Winatamfikal19@gmail.comAfif Triyang Prasetyoafiftriyang29@gmail.comSulthan Raihan Danendrasultanraihan898@gmail.comNabella Putri Arisantinabellaputri719@gmail.comRomzi Izza Mahbubaromziuzi86@gmail.comFata Brilliantinofatabrill@gmail.comMuhammad Tri Aditya Nur Ramadhonadityaramadhon10@gmail.comHanief Dwi Kurniawanhaniefdkk08@gmail.comMuchammad Fatchul Luthfi Al Chafidfatchullutfi@gmail.comMohammad Rofikul Anwarmrofikulanwar@gmail.comEnggar Ardi Prastiawanenggarardi25@gmail.comSylvania Ethinsylvaniaethin367@gmail.comYolanda Diah Puspitasarikkntdesaburengan@gmail.comFarida Nurlaila Zuanidahfarida@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Burengan mengalami degradasi dan stagnasi aktivitas. Diperlukan intervensi strategis untuk memulihkan fungsi lahan dan ekosistem sosial kelompok. <strong>Tujuan:</strong> Merevitalisasi estetika dan produktivitas lahan KWT, serta mengintegrasikan edukasi lingkungan (outing class) bagi siswa sekolah dasar untuk membangkitkan kembali dinamika kelompok. <strong>Metode:</strong> Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan (pembenahan fisik berkonsep Kampung Hijau dan outing class), serta evaluasi kognitif siswa melalui pre-test dan post-test. <strong>Hasil:</strong> Revitalisasi fisik berhasil memulihkan area tanam hortikultura dan TOGA. Kegiatan outing class secara terukur meningkatkan pemahaman kognitif siswa, ditandai dengan skor post-test yang lebih tinggi. Selain itu, peran baru KWT sebagai fasilitator edukasi berhasil menumbuhkan kembali motivasi kolektif dan rasa kepemilikan anggota. <strong>Kesimpulan:</strong> Integrasi restorasi fisik dan edukasi efektif menghidupkan lahan produktif dan memperkuat peran sosial KWT. Kebanggaan sosial ini menjadi fondasi utama keberlanjutan lahan ke depannya.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Muchammad Fikal Winata, Afif Triyang Prasetyo, Sulthan Raihan Danendra, Nabella Putri Arisanti, Romzi Izza Mahbuba, Fata Brilliantino, Muhammad Tri Aditya Nur Ramadhon, Hanief Dwi Kurniawan, Muchammad Fatchul Luthfi Al Chafid, Mohammad Rofikul Anwar, Enggar Ardi Prastiawan, Sylvania Ethin, Yolanda Diah Puspitasari, Farida Nurlaila Zuanidahhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/897Alat Pemilah Pasir dan Sampah dalam Menunjang Kebersihan Pantai Seraya melalui Pemberdayaan SDM2026-05-05T17:40:34+07:00Tutik Yulianitutik.yuliani@uniba-bpn.ac.idMisna Arianimisna.ariani@uniba-bpn.ac.idWiwik Saraswatiwiwiksaraswati@uniba-bpn.ac.idDika Karlinda Saridikakarlinda@uniba-bpn.ac.idDwinda Tamaradwindatamara@uniba-bpn.ac.idMuhammad Rizkiabungmuhammadrizki@gmail.com<p><strong>Latar Belakang:</strong> alat pemilah pasir sangat diperlukan untuk kawasan pesisir pantai, karena lokasi pantai banyak terdapat pasir, sehingga dengan alat pemilah pasir dan dengan memberdayakan sumber daya manusia akan dapat meningkatkan kebersihan pantai.<strong> Tujuan:</strong> Untuk memudahkan dalam melakukan pemilahan pasir dan sampah khususnya disekitar pantai seraya Balikpapan dengan cara membantu merancang dan membuat alat pemilah pasir dan sampah serta melakukan sosialisasi kepada pengelola pantai dan masyarakat sekitar pantai seraya terkait penggunaan alat yang dibuat dan pentingnya menjaga kelestarian pantai. <strong>Metode:</strong> Pada penelitian ini untuk memperoleh data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokuentasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan cara mendiskripsikan setiap tahapan yang dilakukan pada kegiatan. <strong>Hasil:</strong> Pada kegiatan pengabdian ini pada saat dilakukan observasi dan wawancara kepada pengelola pantai ditemukan bahwa masih terdapatnya sampah yang menyatu dengan pasir sedangkan pengelola pantai belum memiliki alat pemilah sampah dan pasir sehingga masih kurang efisien dalam melakukan kebersihan pantai, sehingga perlu dilakukan pengabdian dengan membuat alat pemilah pasir dan sampah. <strong>Kesimpulan:</strong> Dengan adanya kegiatan pengabdian ini melalui pembuatan alat pemilah pasir dan sampah dan dilakukan sosialisasi penggunaannya kepada pengelola pantai mampu membantu proses pembersihan pantai menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, penggunaan alat ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir sehingga pantai menjadi bersih.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Tutik Yuliani, Misna Ariani, Wiwik Saraswati, Dika Karlinda Sari, Dwinda Tamara, Muhammad Rizkihttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/904Pelatihan Recycling Kantong Plastik Bekas menjadi Barang yang Bernilai Guna dalam Mendukung Gerakan Ekonomi Sirkular2026-05-05T17:40:32+07:00Rahoyo Rahoyorahoyo@usm.ac.idNurhidayati Nurhidayatirahoyo@usm.ac.idDini Anggrahenirahoyo@usm.ac.idEndang Rusdianti rahoyo@usm.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Sampah telah menjadi masalah lokal, nasional, bahkan global. Oleh karena itu, upaya sekecil apapun perlu dilakukan secara masif agar sampah tidak terbuang, membebani lingkungan, dan tidak mengancam kesehatan. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai bahaya sampah dan melatih membuat bunga hias dari kantong plastik bekas. <strong>Metode:</strong> PkM dilakukan dengan metode partisipasi aktif. Pada sesi penyuluhan, peserta bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan atas materi yang dipaparkan oleh tim PkM. Pada sesi pelatihan peserta mempraktikkan secara personal pembuatan bunga hias dari kantong plastik bekas dengan dibimbing oleh anggota tim. <strong>Hasil:</strong> Pada aspek pengetahuan dan keterampilan, PkM berhasil meningkatkan pengetahuan peserta rata-rata 28% dan keterampilan peserta rata-rata 60%. Pada aspek produk, sebagian besar peserta berhasil mendaur ulang sampah kantong plastik menjadi bunga hias yang bernilai guna. <strong>Kesimpulan:</strong> Pada umumnya peserta telah memahami bahaya yang ditimbulkan oleh sampah plastik tetapi sebagian besar belum mengetahui dan bisa mendaur ulang sampah plastik, salah satunya menjadi bunga hias. Implikasi dari fakta ini adalah perlunya pelatihan-pelatihan daur ulang plastik, bukan pada tataran kognitif melainkan pada tataran praktis.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Rahoyo, Nurhidayati, Dini Anggraheni, Endang Rusdianti https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/903Penguatan Kapasitas Kader Kesehatan melalui Edukasi Berbasis Komunitas dalam Deteksi Dini Tuberkulosis di Kota Cirebon2026-05-14T10:39:50+07:00Bayu A.P. Wilopobayu.wilopo@unpad.ac.idMuhammad AminMuhammadamin0112@gmail.comLidya Chaidirlidya.chaidir@unpad.ac.id<p><strong>Latar Belakang:</strong> Penyakit tuberkulosis merupakan beban kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Kelurahan Kesepuhan, Kota Cirebon. Kurangnya kapasitas diagnostik di tingkat komunitas dan tingginya stigma sosial menjadi penghambat utama dalam penemuan kasus secara aktif. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran kader kesehatan melalui peningkatkan efektivitas deteksi dini dan kapasitas diagnostik tuberkulosis melalui sinergi dengan tenaga kesehatan. <strong>Metode:</strong> Program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi survei awal, sosialisasi teknis dan diskusi kelompok terarah (<em>Focus Group Discussion</em>). Evaluasi keberhasilan program dilakukan menggunakan pre-test and post-test serta analisis hasil diskusi kelompok. <strong>Hasil:</strong> Data menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader yang sangat signifikan dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 35%. Hasil diskusi kelompok mengungkapkan bahwa hambatan utama di lapangan meliputi stigma struktural, kendala geografis rawan banjir, dan dinamika sosial antar-kader. <strong>Kesimpulan:</strong> Program ini terbukti efektif dalam memperkuat lini depan penanggulangan tuberkulosis di tingkat kelurahan. Keberlanjutan program ini memerlukan komitmen lintas sektor untuk mencapai eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030.</p>2026-05-14T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Bayu A.P. Wilopo, Muhammad Amin, Lidya Chaidirhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/kontribusi/article/view/905Kontekstualisasi Pembelajaran Matematika Vokasi dalam rangka Penguatan Kompetensi Kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)2026-05-16T13:44:39+07:00Fadli Azisfadliazis16@gmail.comFebri Restu Widiantofebri.frw@gmail.com<p><strong>Latar Belakang:</strong> Pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi tantangan dalam hal relevansi terhadap kebutuhan kompetensi kejuruan. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika karena sifatnya yang abstrak dan kurang kontekstual. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran matematika berbasis kontekstual guna meningkatkan kompetensi kejuruan siswa di SMK Insan Unggul. <strong>Metode:</strong> Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain partisipatif melalui pelatihan guru, pendampingan, dan implementasi pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, angket motivasi, dan tes hasil belajar. <strong>Hasil:</strong> Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematika, kemampuan aplikasi dalam bidang kejuruan, serta motivasi belajar siswa. Selain itu, kompetensi pedagogik guru dalam merancang pembelajaran kontekstual juga mengalami peningkatan. <strong>Kesimpulan:</strong> Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran matematika vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.</p>2026-05-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Fadli Azis, Febri Restu Widianto