PTK: Jurnal Tindakan Kelas
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk
<p>Jurnal PTK merupakan jurnal berbasis Penelitian yang berfokus pada bidang keilmuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Model Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Praktek Mengajar Pembelajaran .Jurnal PTK dikelola oleh Penerbit Cipta Media Harmoni. Jurnal PTK <strong>Terakreditasi Nasional SINTA 5</strong> dengan No. Surat Keterangan : 105/E/KPT/2022 Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode 1 Tahun 2022.</p> <p>Registrasi dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini.</p> <table style="width: 100%; border-collapse: collapse; border-style: none;" border="1"> <tbody> <tr> <td style="width: 40%; border-style: none; background-color: #ffffcc;"> <p style="text-align: center;">Keputusan Pertama<br /><strong>1 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ffe6ff;"> <p style="text-align: center;">Waktu Review<br /><strong>2-4 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ccffcc;"> <p style="text-align: center;">Waktu Publikasi<br /><strong>2 Minggu</strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>Cipta Media Harmonien-USPTK: Jurnal Tindakan Kelas2747-1977<p>1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.<br />2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.<br />3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.<br />4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.<br />5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0</p>Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Narrative dengan Menggunakan Picture in Series pada Siswa Kelas VIII di SMPN 3 Kramatwatu
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk/article/view/848
<p><strong>Latar Belakang: </strong>Rendahnya kemampuan siswa dalam menyusun teks naratif dan kurangnya keterlibatan dalam pembelajaran menuntut penerapan strategi inovatif, seperti alat bantu visual berurutan yang terintegrasi dengan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM).<strong> Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas strategi tersebut dalam meningkatkan kemampuan menulis teks naratif siswa kelas VIII SMPN 3 Kramatwatu. <strong>Metode: </strong>Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII C. Data dikumpulkan melalui tes menulis, observasi, wawancara, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.<strong> Hasil: </strong>Terjadi peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 65 pada tahap awal menjadi 74 pada Siklus I dan 85 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar (KKM 75) meningkat dari 37,5% menjadi 56,25%, lalu mencapai 87,5%. Secara kualitatif, siswa menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi, serta kemampuan dalam menyusun alur cerita dan penggunaan simple past tense.<strong> Kesimpulan: </strong>Alat bantu visual berurutan berbasis PBM efektif meningkatkan kemampuan menulis teks naratif. Media ini membantu pengembangan ide, pengorganisasian alur, dan kohesi teks, serta berpotensi diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan.</p>Asih RosnaningsihZakiyah ZakiyahAniatul FujiahSyva NurhalizaLista Lestari
Copyright (c) 2026 Asih Rosnaningsih, Zakiyah, Aniatul Fujiah, Syva Nurhaliza, Lista Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-142026-04-146232835010.53624/ptk.v6i2.848Pengembangan Flipbook Materi Pancaindra untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk/article/view/881
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Penelitian ini menargetkan penyelesaian masalah rendahnya motivasi dan pemahaman materi IPAS yang dipicu oleh minimnya variasi media pembelajaran di luar buku paket. Urgensi penelitian ini disandarkan pada tuntutan akan ketersediaan media pembelajaran yang atraktif, interaktif, serta relevan dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar. <strong>Tujuan: </strong>Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran flipbook materi pancaindra bagian mata bagi siswa kelas IV Sekolah Dasar dan mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya. <strong>Metode:</strong> Penelitian menggunakan metode R&D model ADDIE. <strong>Hasil:</strong> Validasi ahli materi memperoleh persentase 84% dan ahli media 85% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan media memperoleh respons 87,5% dari guru, serta 90% dan 91% dari siswa dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media dibuktikan melalui peningkatan hasil belajar, dengan ketuntasan klasikal mencapai 87,5% pada uji terbatas dan 100% pada uji luas. <strong>Kesimpulan:</strong> Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran flipbook materi pancaindra bagian mata sangat layak, praktis, dan efektif diaplikasikan dalam pembelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar.</p>Anis AzizahFarida Nurlaila ZunaidaMumun Nurmilawati
Copyright (c) 2026 Anis Azizah, Farida Nurlaila Zunaida, Mumun Nurmilawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-012026-05-016235136210.53624/ptk.v6i2.881Pemanfaatan Siniar dalam Pembelajaran Berbicara Pidato Siswa SMA
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk/article/view/899
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Pemanfaatan siniar dalam pembelajaran pidato berpotensi meningkatkan penguasaan isi dan retorika siswa, namun efektivitasnya terhadap kelancaran penyampaian masih belum konsisten. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh intervensi siniar terhadap aspek kelancaran (fluency, artikulasi, intonasi, volume) serta struktur isi dan penggunaan bahasa retoris, sekaligus mengidentifikasi kendala implementasinya. <strong>Metode:</strong> Penelitian Tindakan Kelas (Kemmis & McTaggart) dengan total sampling 32 siswa kelas X di SMA XYZ, Bekasi, dilaksanakan Juni–Oktober 2025 dalam minimal dua siklus. Instrumen meliputi pre‑/post‑test kinerja lisan (rubrik), rekaman audio, observasi, kuesioner motivasi, dan wawancara. Hasil: Rata‑rata skor penyampaian (fluency/artikulasi /intonasi/volume) = 64,6 (rentang 45–77), rata‑rata skor isi/organisasi/kosakata/retorika = 74,1 (rentang 60–90). <strong>Hasil:</strong> Temuan ini mengindikasikan bahwa siniar lebih efektif dalam memperkuat struktur retorika dibandingkan performa oral secara langsung. Kendala utama meliputi keterbatasan perangkat, kualitas audio, konektivitas, kesiapan guru, serta waktu pembelajaran. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi siniar dengan latihan tatap muka dan dukungan teknis untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran pidato. Penelitian lanjutan disarankan mengkaji model hybrid dan pemanfaatan analitik audio untuk evaluasi berbasis data. <strong>Kesimpulan:</strong> Intervensi siniar efektif memenuhi tujuan meningkatkan penguasaan isi dan bahasa retoris pidato tetapi kurang konsisten untuk meningkatkan kelancaran penyampaian.</p>Sigit Widiyarto
Copyright (c) 2026 Sigit Widiyarto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-012026-05-016236337510.53624/ptk.v6i2.899Peningkatan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Teks Pidato Bahasa Indonesia melalui Penerapan Model Investigasi Kelompok Berbasis Multimodal
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk/article/view/726
<p><strong>Latar Belakang: </strong>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa yang ditunjukkan melalui kurangnya minat membaca, rendahnya konsentrasi, dan rendahnya kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum. Permasalahan ini penting dikaji karena pemilihan model dan media pembelajaran berpengaruh terhadap motivasi belajar. <strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model investigasi kelompok berbasis multimodal dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. <strong>Metode: </strong>Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sekolah menengah pertama. <strong>Hasil: </strong>Pada siklus pertama, peningkatan motivasi belajar belum optimal sehingga dilanjutkan ke siklus kedua. Hasil pada siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata ketuntasan mencapai 87%. Siswa juga menunjukkan kondisi belajar yang lebih positif, ditandai dengan meningkatnya rasa nyaman, aman, dan antusiasme selama pembelajaran. <strong>Kesimpulan: </strong>Model investigasi kelompok berbasis multimodal terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih positif dan kondusif.</p>Hani AprilianiHartin Rizky SujonoYeti Heryati
Copyright (c) 2026 Hani Apriliani, Hartin Rizky Sujono, Yeti Heryati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-012026-05-016237638610.53624/ptk.v6i2.726Meningkatkan Hasil Belajar Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) melalui Model Problem Based Learning
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk/article/view/749
<p><strong>Latar belakang</strong>: Rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah persamaan linier dua variable (SPLDV) serta kurangnya partisipasi aktif siswa dalam kelas menuntut adanya perubahan arah pembelajaran sehingga aktivitas siswa dalam belajar meningkat. Pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi solusi efektif. <strong>Tujuan</strong>: Tujuan pada penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui model Problem Based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa berupa kemampuan berpikir kritis, kreatif dan analisis serta pemecahan masalah. <strong>Metode</strong>: Desain penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek pada penelitian ini adalah 31 siswa kelas VIII MTs Islamiyah unggulan Balen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, wawancara, catatan lapangan dan tes tulis pada materi SPLDV. Instrumen pada penelitian telah melalui uji coba dan analisis instrumenya menggunakan validitas isi dari ahli dan Reliabilitas dengan Cronbach Alpha. Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. <strong>Hasil</strong>: tes akhir Siklus I, diperoleh ketuntasan belajar sebesar 64,5% (20 dari 31 siswa mencapai KKM ≥75), meningkat dibandingkan pra-siklus yang hanya sekitar 45%. Hasil perbaikan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata siswa meningkat mejadi 82,3. Hasil tersebut diuraikan bahwa 27 siswa (84%) telah mencapai ketuntasan minimal. Dengan demikian terjadi peningkatan ketuntasan yaitu 20% dari siklus I. <strong>Kesimpulan</strong>: Penerapan Problem-Based Learning atau PBL terbukti sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi SPLDV. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai yang diperoleh siswa.</p>Anis umi khoirotunnisaMelya AmandhaDina MarianaIndah Wahyuni
Copyright (c) 2026 Anis umi khoirotunnisa, Melya Amandha, Dina Mariana, Indah Wahyuni
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-032026-05-036238739610.53624/ptk.v6i2.749Fun Learning Based on Edugame to Enhance IPAS Learning Motivation
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk/article/view/883
<p>Hubungan fun learning, edugame, dan motivasi belajar menunjukkan pergeseran yang cukup signifikan, baik secara teoretis maupun empiris. Tidak lagi sekadar menekankan “kesenangan”, pendekatan mutakhir melihat fun learning sebagai mekanisme psikopedagogis yang terstruktur untuk mengoptimalkan keterlibatan kognitif, afektif, dan sosial siswa. <strong>Tujuan: </strong>Penelitian berikut bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar IPAS di SD 4 Panjunan melalui penerapan pembelajaran fun learning berbasis edugame. <strong>Metode:</strong> Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan McTaggart, yang meliputi tahapan seperti perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. <strong>Hasil:</strong> Penelitian memberikan bukti bahwa penerapan metode pembelajaran menyenangkan berbasis edugames dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VI di SD 4 Panjunan pada mata pelajaran IPAS. <strong>Kesimpulan:</strong> Penerapan metode pembelajaran menyenangkan berbasis edugames dalam proses pembelajaran IPAS di SD 4 Panjunan telah terbukti meningkatkan motivasi siswa, sebagaimana diamati dari perilaku mereka selama pembelajaran. Melalui penerapan metode dan media pembelajaran ini, motivasi siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan.</p>Rofiq Faudy AkbarRosita Dwi RahmawatiFainanu Zuhaida
Copyright (c) 2026 Rofiq Faudy Akbar, Rosita Dwi Rahmawati, Fainanu Zuhaida
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-032026-05-036239741410.53624/ptk.v6i2.883Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Zeep Quiz dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa
https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/index.php/ptk/article/view/902
<p><strong>Latar Belakang:</strong> Perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, khususnya pada siswa sekolah dasar. Namun, minat belajar siswa kelas rendah masih cenderung rendah akibat penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurang melibatkan media interaktif. <strong>Tujuan:</strong> Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran interaktif Zep Quiz serta menganalisis peningkatan dan pengaruhnya terhadap minat belajar siswa kelas 1D MI Unggulan Sabilillah Lamongan. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan model DDAER (Diagnosis, Design, Action and Observation, Evaluation, Reflection). Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan persentase ketuntasan dan N-Gain untuk mengukur peningkatan minat belajar siswa. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa pada setiap siklus. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan belajar siswa sebesar 39,1%, meningkat menjadi 60,9% pada siklus I, dan mencapai 87,0% pada siklus II. Nilai N-Gain menunjukkan kategori sedang hingga tinggi, yang mengindikasikan peningkatan yang signifikan. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam perhatian, keaktifan, dan antusiasme selama pembelajaran berlangsung. <strong>Kesimpulan:</strong> Penerapan media pembelajaran interaktif Zep Quiz terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Media ini mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan berpusat pada siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji penggunaan media serupa pada variabel lain seperti hasil belajar, motivasi.</p>Siti MushfirohShibi Zuharoul Mardliyah
Copyright (c) 2026 Siti Mushfiroh, Shibi Zuharoul Mardliyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-046241542810.53624/ptk.v6i2.902