https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/ptk/issue/feedPTK: Jurnal Tindakan Kelas2026-07-22T17:23:06+07:00Rezki Suci Qamariarezkisuciqamaria@iainkediri.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal PTK merupakan jurnal berbasis Penelitian yang berfokus pada bidang keilmuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Model Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Praktek Mengajar Pembelajaran .Jurnal PTK dikelola oleh Penerbit Cipta Media Harmoni. Jurnal PTK <strong>Terakreditasi Nasional SINTA 5</strong> dengan No. Surat Keterangan : 105/E/KPT/2022 Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode 1 Tahun 2022.</p> <p>Registrasi dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini.</p> <table style="width: 100%; border-collapse: collapse; border-style: none;" border="1"> <tbody> <tr> <td style="width: 40%; border-style: none; background-color: #ffffcc;"> <p style="text-align: center;">Keputusan Pertama<br /><strong>1 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ffe6ff;"> <p style="text-align: center;">Waktu Review<br /><strong>2-4 Minggu</strong></p> </td> <td style="width: 30%; border-style: none; background-color: #ccffcc;"> <p style="text-align: center;">Waktu Publikasi<br /><strong>2 Minggu</strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>https://jurnal.ciptamediaharmoni.id/ptk/article/view/957Peningkatan Keaktifan dan Kemampuan Berpikir Kritis melalui PBL Berbasis LKPD Studi Kasus pada Materi Syaja’ah2026-07-15T07:06:43+07:00Ashfiya’ Zuhriwaderi114@gmail.comNila Lukmatus Syahidahzuhriashfiya@gmail.com<p><strong>Latar Belakang: </strong>Keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis merupakan dua kompetensi abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, pembelajaran PAI di kelas X-B SMAN 1 Kota Kediri masih didominasi pendekatan teacher-centered sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlatih menganalisis masalah secara kritis. <strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbasis LKPD studi kasus pada materi Syaja’ah. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 27 siswa kelas X-B SMAN 1 Kota Kediri tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keaktifan belajar, rubrik penilaian berpikir kritis, wawancara semi-terstruktur, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. <strong>Hasil: </strong>Keaktifan belajar siswa meningkat dari 25,9% (pra siklus) menjadi 51,9% (siklus I) dan 85,2% (siklus II), sedangkan kemampuan berpikir kritis meningkat dari 11,1% menjadi 22,2% dan 81,5%, keduanya melampaui indikator keberhasilan 75%. Respons siswa terhadap pembelajaran turut meningkat dari 49,9% menjadi 81,7% dengan kategori sangat positif. <strong>Kesimpulan: </strong>Penerapan PBL berbasis LKPD studi kasus terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X-B pada pembelajaran PAI materi Syaja’ah, sehingga layak dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual.</p>2026-07-21T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Ashfiya’ Zuhri, Nila Lukmatus Syahidahhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/ptk/article/view/946Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Polypad untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika2026-06-30T09:59:55+07:00Juhardi Juhardijuhardialbakri@gmail.comNur Ikhsanikhsanpemangkat02@gmail.comNabila Nur Hudhajuhardialbakri@gmail.comMuhammad Ulul Fauzijuhardialbakri@gmail.comDona Fitriawanjuhardialbakri@gmail.com<p><strong>Latar Belakang: </strong>Hasil belajar yang rendah masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika karena proses belajar cenderung berpusat pada guru dan pemanfaatan media interaktif belum optimal. Pada materi bangun ruang sisi datar, kemampuan visualisasi siswa perlu didukung melalui model pembelajaran yang mendorong keaktifan dan pemahaman konsep. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media Polypad. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pontianak melalui penerapan model PBL menggunakan media Polypad. <strong>Metode:</strong> Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Pontianak semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes akhir (<em>posttest</em>) pada setiap siklus. <strong>Hasil:</strong> Ketuntasan belajar meningkat dari 56% (18 siswa) pada pra-siklus menjadi 72% (23 siswa) pada siklus I dan 91% (29 siswa) pada siklus II. Peningkatan ketuntasan mencapai 16% dari pra-siklus ke siklus I dan 19% dari siklus I ke siklus II. <strong>Kesimpulan:</strong> Penerapan model PBL berbantuan media Polypad terbukti efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pontianak.</p>2026-07-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Juhardi, Nur Ikhsan, Nabila Nur Hudha, Muhammad Ulul Fauzi, Dona Fitriawanhttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/ptk/article/view/961Pengembangan Media Sejarah Colour Card (SCC) Berbasis TGT untuk Meningkatkan Literasi Peserta Didik SMK2026-07-22T17:23:06+07:00Erwinata Widya Eka Putrierwinatawidya123@gmail.comNara Setya Wiratamanaraswiratama@unpkediri.ac.idZainal Afandizafandis69@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang: </strong>Literasi sejarah merupakan kompetensi yang penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran abad ke-21. Namun, media yang digunakan untuk meningkatkan keaktifan di kelas masih terbatas. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan media Sejarah <em>Colour Card</em> (SCC) berbasis TGT yang valid, praktis, seerta efektif untuk meningkatkan literasi pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan. <strong>Metode: </strong>Memanfaatkan R&D<em> </em>dan didukung oleh langkah-langkah ADDIE.<strong> Hasil:</strong> Hasil yang didapat adalah SCC mendapat tingkat validitas 97,5% oleh ahli materi sehingga termasuk sangat valid dan 80% oleh ahli media sehingga termasuk kategori valid. Kepraktisan media ditunjukkan melalui respon guru sebesar 97,5% dan respon peserta sebesar 89,19%, sehingga masuk kategori sangat praktis. Tingkat efektif didapat melalui rumus klasikal dan mendapat 92,10% serta rerata skor N-Gain sebanyak 0,71 dan masuk kategori tinggi. <strong>Kesimpulan:</strong> Media Sejarah <em>Colour Card</em> (SCC) berbasis TGT dinyatakan layak digunakan karena berhasil terbukti valid, praktis, serta efektif dalam meningkatkan literasi pada jenjang SMK. Riset berikutnys diharapkan dapat menerapkan media SCC terhadap materi dan subjek lain.</p>2026-07-31T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Erwinata Widya Eka Putri, Nara Setya Wiratama, Zainal Afandihttps://jurnal.ciptamediaharmoni.id/ptk/article/view/963Pengembangan Media Game Papan Prize Win or Lose untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Peserta Didik2026-07-22T17:22:53+07:00Laura Citra Permatasarilauracitra535@gmail.comNara Setya Wiratamanaraswiratama@unpkediri.ac.idZainal Afandizafandis69@unpkediri.ac.id<p><strong>Latar Belakang: </strong>Pembelajaran sejarah umumnya masih mengandalkan pendekatan konvensional, melibatkan rendahnya keaktifan peserta didik serta kurang berkembangnya kemampuan literasi mereka. Kondisi ini menuntut kehadiran media edukasi yang inovatif, interaktif, dan mampu mendongkrak keterlibatan aktif peserta didik. <strong>Tujuan:</strong> Sudi ini bertujuan merancang media <em>Game</em> Papan <em>Prize Win Or Lose </em>yang valid, praktis, dan efektif guna meningkatkan literasi peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Semen. <strong>Metode:</strong> Studi ini mengaplikasikan pendekatan R&D dengan model ADDIE yang meliputi fase analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik mengumpulkan lembar observasi, wawancara, kuesioner validasi ahli, angket respons pendidik dan peserta didik, serta instrumen tes awal dan tes akhir. Analisis data dijalankan secara deskriptif kuantitatif serta memanfaatkan perhitungn (N-Gain). <strong>Hasil:</strong> Produk ini sukses meraih skor validitas 97,5% dari ahli materi dan 94% dari ahli media. Respon guru mencapai 96,42% dan peserta didik 92,55% dalam kategori sangat praktis. Selain itu, rata-rata nilai peserta didik naik dari 59,83 pre-test menjadi 89,74 post-test dengan perolehan N-Gain 0,74(tinggi). <strong>Kesimpulan:</strong> Media pembelajaran sejarah berbasis Game Papan Prize Win Or Loe terbukti memiliki tingkat kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas yyang tinggi dalam meningkatkan literasi peserta didik, sehigga layak diapllikasikan di dalam kelas. Guna menyempurnkan temuan ini, peneitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan produk serupa dengan cakupan materi sejarah yang lebih bervariasi serta melibatkan subjek peneitian yang lebih luas.</p>2026-07-31T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Laura Citra Permatasari, Nara Setya Wiratama, Zainal Afandi