Psikoedukasi Manajemen Stres dan Strategi Koping Adaptif bagi Caregiver Keluarga Penyandang Disabilitas di Kelurahan Ngalang
DOI:
https://doi.org/10.53624/kontribusi.v7i1.1006Keywords:
Psikoedukasi, Caregiver, DisabilitasAbstract
Latar Belakang: Caregiver keluarga penyandang disabilitas menghadapi tuntutan perawatan yang berpotensi menimbulkan stres psikologis. Di Kelurahan Ngalang, keterbatasan akses layanan kesehatan meningkatkan kebutuhan edukasi manajemen stres dan strategi koping adaptif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh psikoedukasi manajemen stres dan strategi koping adaptif terhadap peningkatan pengetahuan caregiver keluarga penyandang disabilitas. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 15 caregiver dipilih melalui purposive sampling. Intervensi mencakup edukasi tentang caregiver, sumber stres, strategi koping adaptif, relaksasi pernapasan, dan butterfly hug. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test serta dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil: Rata-rata pengetahuan meningkat dari 7,27 menjadi 8,20 dengan perbedaan signifikan (t = −2,288; p = 0,038). Sebanyak 53% peserta mengalami peningkatan skor, 33% tetap, dan 13% menurun. Sebanyak 67% peserta terindikasi mengalami stres tinggi berdasarkan CSAQ. Kesimpulan: Psikoedukasi meningkatkan pengetahuan caregiver secara signifikan. Program perlu dikembangkan berkelanjutan dengan peserta lebih luas, kelompok pembanding, dan pengukuran tindak lanjut.
Downloads
References
Amalianita, B. (2026). Penguatan perilaku prososial melalui psikoedukasi pencegahan perundungan pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 4211–4217. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1186
Asiyah, N., & Mauliyah, A. (2021). Penerapan psikoedukasi tentang pengetahuan kesiapan sekolah anak terhadap ibu untuk meningkatkan kemandirian anak. Unjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 4(2), 191–199. https://doi.org/10.31258/jta.v4i2.191-199
Azwar, R. N., Izzati, M. N., Rahimah, S., Fadhila, M., Faridah, S., & Bahri, M. (2025). Manajemen stres untuk caregiver dengan metode dzikir dan dukungan sosial. Shihatuna: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 3(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.30829/shihatuna.v3i1.12720
Brown, N. W. (2011). Psychoeducational groups: Process and practice (3rd ed.). Routledge.
Centers for Disease Control and Prevention. (2025, April 2). Disability and health overview.
Chen, Y., Yi, S., Chen, R., & Zhang, Q. (2025). The efficacy of psychosocial interventions in relieving family caregiver burden in older adults with disabilities: A systematic review and network meta-analysis. Age and Ageing, 54(6). https://doi.org/10.1093/ageing/afaf155
Dewi, E. M. P., Qamaria, R. S., Widiastuti, A. A., Widyatno, A., Marpaung, J., Ervina, I., ... & Suprihatin, T. (2024). Pendidikan Indonesia di era globalisasi; Tantangan dan peluang. Nas Media Pustaka.
Epstein-Lubow, G., Gaudiano, B. A., Hinckley, M., Salloway, S., & Miller, I. W. (2010). Evidence for the validity of the American Medical Association’s Caregiver Self-Assessment Questionnaire as a screening measure for depression. Journal of the American Geriatrics Society, 58(2), 387–388. https://doi.org/10.1111/j.1532-5415.2009.02701.x
Hapsari, I. L., Issom, F. L., Ramadhany, V., & Qonita, A. (2023). Psikoedukasi manajemen stres pengasuhan pada ibu di masa pandemi di Desa Pasirtanjung. Jendela Akademika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, , 1(1), 1–6. https://doi.org/10.21009/JendelaAkademika.101.01
Hazell, C. M., Lyons, N., Onwumere, J., Schulz, J., Glover, N., Whittaker, S., … Raune, D. (2020). Service evaluation of a sole-session psychoeducational intervention to improve caregivers’ key illness beliefs after first episode psychosis (FEP). The Cognitive Behaviour Therapist, 13, e28. https://doi.org/10.1017/S1754470X20000264
Kacan, H., & Sakiz, H. (2025). Impact of a psychoeducation on caregiver burden, internalized stigma, anxiety, and coping in caregivers of children with epilepsy: A randomized pilot study. Nursing & Health Sciences, 27(2), e70095. https://doi.org/10.1111/nhs.70095
Kalalo, R. T., Yuniar, S., & Ariyanto, F. C. (2021). Effect of parental skills-based psychoeducation intervention on parental stress index and severity of children with autism spectrum disorders: A pilot study. Annals of Medicine and Surgery, 70, 102873. https://doi.org/10.1016/j.amsu.2021.102873
Khouban-Shargh, R., Mirhosseini, S., Ghasempour, S., Bashirinezhad, M. H., & Abbasi, A. (2024). Stress management training program to address caregiver burden and perceived stress among family caregivers of patients undergoing hemodialysis: a randomized controlled trial study. BMC Nephrology, 25(1), 350. https://doi.org/10.1186/s12882-024-03795-5
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress appraisal and coping. Springer Publishing Company Inc.
Leszko, M. (2019). The effectiveness of psychoeducational and financial intervention to support caregivers of individuals with Alzheimer’s disease in Poland. Innovation in Aging, 3(3), igz026. https://doi.org/10.1093/geroni/igz026
Mirhosseini, S., Parsa, F. I., Moghadam-Roshtkhar, H., Basirinezhad, M. H., Ameri, M., & Ebrahimi, H. (2025). Support based on psychoeducation intervention to address quality of life and care burden among caregivers of patients with cancer: A randomized controlled trial. Frontiers in Psychology, 16, 1430371. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1430371
Pristianto, A., Tyas, R. H., Muflikha, I., Ningsih, A. F., Vanath, I. L., & Reyhana, F. N. (2022). Deep breathing dan butterfly hug: Teknik mengatasi kecemasan pada siswa MAN 2 Surakarta. Kontribusi: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 36–46. https://doi.org/10.53624/kontribusi.v3i1.127
Raihan, M., Aprisal, D., Hanifah, I. L., Wajangsari, N. A., & Rifani, R. (2025). Psikoedukasi time management terhadap quality of life karyawan PT Pos Indonesia (Persero) regional VI Makassar. Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 247–253. https://doi.org/https://doi.org/10.59435/gjpm.v3i2.1567
Rindayati, R., Ah Yusuf, & Illahiati, N. K. (2021). Mental disorders, caregiver burden and stress during Covid-19 pandemic. Journal of International Dental and Medical Research, 14(3), 1224–1229.
Risnarita, D., Pribadi, T., Furqoni, P. D., & Elliya, R. (2022). Depresi, kecemasan, stress dan beban perawatan pengasuh utama (caregiver) pasien dengan stroke. Holistik Jurnal Kesehatan, 16(7), 625–635. https://doi.org/10.33024/hjk.v16i7.8843
Siswoaribowo, A., Sakundarno, A., & Mu’in, M. (2018). Pengaruh psikoedukasi keluarga terhadap dukungan pengasuh dalam pengobatan pasien diabetes melitus tipe II. Jurnal Keperawatan Belitung, 4(1), 112–119. https://doi.org/10.33546/bnj.342
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tessier, A., Roger, K., Gregoire, A., Desnavailles, P., & Misdrahi, D. (2023). Family psychoeducation to improve outcome in caregivers and patients with schizophrenia: a randomized clinical trial. Frontiers in Psychiatry, 14, 1171661. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2023.1171661
Zarit, S. H., Todd, P. H., & Zarit, J. M. (1986). Subjective burden of husbands and wives as caregivers: A longitudinal study. The Gerontologist, 26(3), 260–266. https://doi.org/10.1093/geront/26.3.260
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabila Kusuma Winahyu, Ahmad Prasetiyo, Ade Witra Yunita, Hannisa Arina Zahra, Erita Yuliasesti Diah Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0



