Penguatan Umkm Kota Batu melalui Sosialisasi Konsep OVOP Berbasis Potensi Lokal
DOI:
https://doi.org/10.53624/kontribusi.v4i2.876Keywords:
Pengabdian kepada Masyarakat, OVOP, UMKM Desa, Branding Produk, PLUT KUMKMAbstract
Kota Batu memiliki potensi UMKM unggulan desa yang kuat, namun banyak pelaku usaha mengalami kesulitan dalam menjadikan produk lokalnya dikenal luas akibat lemahnya strategi branding, diferensiasi, dan literasi regulasi usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM unggulan desa melalui pendekatan One Village One Product (OVOP) serta penguatan pemahaman regulasi usaha bekerja sama dengan PLUT KUMKM Kota Batu. Pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui pemetaan masalah, pelatihan konseptual OVOP, pendampingan penyusunan strategi branding desa, serta evaluasi dampak menggunakan model pre–post assessment sederhana dan refleksi kualitatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman strategis, kejelasan positioning produk, dan kesiapan pengurusan legalitas usaha pada mitra binaan. Pendekatan kolaboratif berbasis OVOP dan dukungan kelembagaan PLUT efektif memperkuat daya saing produk unggulan desa secara kontekstual dan berkelanjutan.
Downloads
References
Andrews, M., Pritchett, L., & Woolcock, M. (2016). Building capability by delivering results. World Development, 49, 1–15. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2013.05.002 DOI: https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2013.05.002
Badan Pusat Statistik Kota Batu. (2023). Kota Batu dalam angka 2023. BPS Kota Batu.
Carayannis, E. G., Barth, T. D., & Campbell, D. F. J. (2020). The quintuple helix innovation model. Journal of the Knowledge Economy, 11(1), 148–162. https://doi.org/10.1007/s13132-018-0541-2
Carayannis, E. G., Grigoroudis, E., Campbell, D., Meissner, D., & Stamati, D. (2018). The ecosystem as helix. R&D Management, 48(1), 148–162. https://doi.org/10.1111/radm.12300 DOI: https://doi.org/10.1111/radm.12300
Etzkowitz, H., & Zhou, C. (2018). The triple helix: University–industry–government innovation. Research Policy, 29(2), 109–123. https://doi.org/10.1016/S0048-7333(99)00055-4 DOI: https://doi.org/10.1016/S0048-7333(99)00055-4
Isenberg, D. (2016). Applying the ecosystem metaphor to entrepreneurship. Harvard Business Review, 94(1), 23–29. DOI: https://doi.org/10.2139/ssrn.2841522
Kurokawa, K., Tembo, F., & te Velde, D. W. (2018). Challenges for OVOP in developing countries. Journal of Development Studies, 54(3), 456–470. https://doi.org/10.1080/00220388.2017.1303674 DOI: https://doi.org/10.1080/00220388.2017.1303674
McCann, P., & Ortega-Argilés, R. (2015). Smart specialization. Regional Studies, 49(8), 1291–1302. https://doi.org/10.1080/00343404.2013.799769 DOI: https://doi.org/10.1080/00343404.2013.799769
Murayama, Y. (2017). Rural revitalization and OVOP movement. Regional Development Studies, 12(2), 78–91.
Natsuda, K., Igusa, K., Wiboonpongse, A., & Thoburn, J. (2015). One Village One Product strategy. Journal of the Asia Pacific Economy, 20(3), 347–362. https://doi.org/10.1080/13547860.2015.1054158
OECD. (2021). SME and entrepreneurship outlook 2021. https://doi.org/10.1787/97a5bbfe-en DOI: https://doi.org/10.1787/97a5bbfe-en
Pike, A., Rodríguez-Pose, A., & Tomaney, J. (2017). Shifting horizons in local and regional development. Regional Studies, 51(1), 46–57. https://doi.org/10.1080/00343404.2016.1153693 DOI: https://doi.org/10.1080/00343404.2016.1158802
Ratten, V. (2020). Coronavirus and entrepreneurship. Journal of Entrepreneurship in Emerging Economies, 12(2), 89–99. https://doi.org/10.1108/JEEE-03-2020-0054 DOI: https://doi.org/10.1108/JEEE-03-2020-0054
Rodríguez-Pose, A. (2018). The revenge of the places that don’t matter. Cambridge Journal of Regions, Economy and Society, 11(1), 189–209. https://doi.org/10.1093/cjres/rsx024 DOI: https://doi.org/10.1093/cjres/rsx024
Tambunan, T. (2019). Recent evidence of MSME development. Journal of Indonesian Economy and Business, 34(2), 123–138. https://doi.org/10.22146/jieb.45678
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ernani Hadiyati, Endang Suswati, Sulistyanti, Kevin Christofer, Atika Zahra, Yossy Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0



