Peningkatan Keaktifan dan Kemampuan Berpikir Kritis melalui PBL Berbasis LKPD Studi Kasus pada Materi Syaja’ah
DOI:
https://doi.org/10.53624/ptk.v7i1.957Keywords:
problem based learning, keaktifan belajar, berpikir kritis, pendidikan agama islamAbstract
Latar Belakang: Keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis merupakan dua kompetensi abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, pembelajaran PAI di kelas X-B SMAN 1 Kota Kediri masih didominasi pendekatan teacher-centered sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlatih menganalisis masalah secara kritis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbasis LKPD studi kasus pada materi Syaja’ah. Metode: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 27 siswa kelas X-B SMAN 1 Kota Kediri tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keaktifan belajar, rubrik penilaian berpikir kritis, wawancara semi-terstruktur, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Keaktifan belajar siswa meningkat dari 25,9% (pra siklus) menjadi 51,9% (siklus I) dan 85,2% (siklus II), sedangkan kemampuan berpikir kritis meningkat dari 11,1% menjadi 22,2% dan 81,5%, keduanya melampaui indikator keberhasilan 75%. Respons siswa terhadap pembelajaran turut meningkat dari 49,9% menjadi 81,7% dengan kategori sangat positif. Kesimpulan: Penerapan PBL berbasis LKPD studi kasus terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X-B pada pembelajaran PAI materi Syaja’ah, sehingga layak dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual.
Downloads
References
Al-Tabany, T. I. B. (2017). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Dan Konteksual. Prenada Media. https://books.google.co.id/books?id=S_rJDwAAQBAJ
Arends, R. (2012). Learning to Teach. McGraw-Hill. https://books.google.co.id/books?id=B1trewAACAAJ
BARROWS, H. S. (1986). A taxonomy of problem‐based learning methods. Medical Education, 20(6), 481–486. https://doi.org/10.1111/j.1365-2923.1986.tb01386.x
Fachrani, A. (2025). Implementasi Problem Based Learning dalam Pembelajaran PAI pada Kurikulum Merdeka di UPTD SDN 52 Panasakkang. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2. https://doi.org/10.5281/zenodo.15710213
Facione, P. A. (2015). Permission to Reprint for Non-Commercial Uses Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Peter A. Facione, Measured Reasons LLC.
Fauziah, S., & Fitria, S. (2024). Penggunaan Metode Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI TKR SMK Muhammadiyah Kawali-Ciamis. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, 2(1).
Hidayati, I. N., Berliana, C. I., & Zaman, B. (2024). Penerapan Metode Problem Based Learning dalam Meningkatkan Berfikir Kritis Pada Pembelajaran PAI. Journal of Instructional and Development Researches, 4(6), 540–550. https://doi.org/10.53621/jider.v4i6.418
Karim, M. (2022). Efektivitas Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran PAI di Indonesia : Sistematika Literatur Review Dan Meta-Analisis. In TADARUS: Jurnal Pendidikan Islam (Vol. 11, Number 2). http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Tadarus
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Deakin University. https://books.google.co.id/books?id=EkhLQAAACAAJ
Keshk, L. I., El-Azim, S. A., & Qalawa, S. A. (2016). Quality of Problem Based Learning Scenarios at College of Nursing in Egypt and KSA: Comparative Study. American Journal of Educational Research, Vol. 4, 2016, Pages 701-710, 4(9), 701–710. https://doi.org/10.12691/EDUCATION-4-9-10
Ma’rifah, I., & Asroni, A. (2026). Design of Islamic Religious Education Learning Based on Problem-Based Learning. In JIPSI: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipiner (Vol. 5, Number 2). http://journal.amorfati.id/index.php/jipsi||ISSN2962-918780https://journal.amorfati.id/index.php/jipsijournal@amorfati.id
Murphy, C. U., & Lick, D. W. (1998). Whole-Faculty Study Groups: A Powerful Way to Change Schools and Enhance Learning. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=7ZvjAAAAMAAJ
Nurhayati, A., Munawaroh, F., Puspita Sari, W., & Hapsari, R. (n.d.). Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan LKPD Elektronik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila tentang Makna NKRI pada Siswa Kelas IV SDN Soropadan Tahun Ajaran 2023/2024. 5.
Savery, J. R. (2006). Overview of Problem-based Learning: Definitions and Distinctions. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 1(1). https://doi.org/10.7771/1541-5015.1002
Yuadarma, I. (n.d.). UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN METODE STUDI KASUS PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV SD THE EFFORT TO INCREASE THE CRITICAL THINKING ABILITY USING CASE STUDY METHOD ON SOCIAL STUDIES LEARNING. In Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi (Vol. 6).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ashfiya’ Zuhri, Nila Lukmatus Syahidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0


