Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional melalui Bermain Peran untuk Meningkatkan Empati Anak PAUD
DOI:
https://doi.org/10.53624/ptk.v7i1.981Keywords:
pembelajaran sosial emosional , bermain peran, empati, kerjasamaAbstract
Latar Belakang: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk kepribadian dan kemampuan sosial anak. Namun, observasi di TK LKMD Pandean III menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional belum optimal. Sebanyak 50% anak belum mampu menunjukkan empati dan 58% mengalami kesulitan bekerja sama dalam kelompok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan empati dan kerjasama anak kelompok B melalui pembelajaran sosial emosional dengan metode bermain peran. Metode: Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B TK LKMD Pandean III. Tindakan dilakukan melalui kegiatan bermain peran yang disusun berdasarkan indikator empati dan kerjasama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan capaian kemampuan anak pada tahap prasiklus dan setiap siklus. Hasil: Pada prasiklus, skor empati sebesar 68 dan kerjasama sebesar 70, keduanya berada pada kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah tindakan siklus I, skor empati meningkat menjadi 88 dan kerjasama menjadi 81. Meskipun mengalami peningkatan, capaian klasikal belum memenuhi indikator keberhasilan. Kesimpulan: Metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan empati dan kerjasama anak. Penelitian perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya untuk mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.
Downloads
References
Aulia, M. (2020). Pengaruh kegiatan bermain peran terhadap kemampuan empati anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 15–25.
Fadillah, M. (2020). Manajemen pendidikan anak usia dini. Kencana.
Fauzi, A., Purwati, S., & Gandana, G. (2024). Peran metode role play terhadap empati anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 200–210.
Dwistia, H., Wulandari, R., et al. (2024). Upaya orang tua dalam mendorong tumbuh kembang anak. [Nama penerbit atau nama jurnal belum tersedia].
Handayani, T. (2026). Internalisasi Nilai Empati melalui Kegiatan Bermain Peran di PAUD: Kajian Literatur. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 2052-2064.
McTaggart, R. (1997). Guiding principles for participatory action research. Participatory action research: International contexts and consequences, 25-43.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Muthmainah, T., & Wulandari, H. (2024). Dampak interaksi orangtua dan anak terhadap perkembangan sosial anak. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14).
Nadhif, M., Indriati, E., & Sucipti, S. (2019). Sistematika penulisan hasil dan pembahasan pada jurnal akademik. Jurnal Literasi Pendidikan, 3(2), 110–125.
Nurhayati, R., & Rahman, A. (2022). Pembelajaran menyenangkan pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini.
Pratama, R., & Sari, D. (2025). Efektivitas metode simulasi terhadap kemampuan kerjasama anak di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Anak, 14(1), 45–55.
Sucipto, S. (2018). Penggunaan software Mendeley dalam penulisan karya ilmiah. Jurnal Publikasi Ilmiah, 5(1), 34–45.
Sucipto, S., Indrati, E., & Hariawaan, A. (2017). Pedoman penyusunan rancangan percobaan dalam penelitian pendidikan. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 4(2), 88–99.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D, dan penelitian tindakan. Alfabeta.
Suyadi, S. (2021). Teori pembelajaran anak usia dini dalam kajian neurosains. Remaja Rosdakarya.
Wijaya, H., Rahma, S., & Putra, K. (2025). Implementasi pembelajaran sosial emosional dalam meningkatkan resolusi konflik anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 10(1), 112–120.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mimin Kuswardani, Muhammad Hanif, Yudi Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0


